Penyelesaian untuk soal-soal “pH-larutan” bagian pertama:

  1. Larutan asam lemah, H2X, dengan konsentrasi 0,1 M mempunyai pH = 4,7. Tentukanlah Ka asam itu! [4 x 10-9]
    Jawab:
    Dari pH = 4,7  = 5 – 0,3 = 5 – log 2, diperoleh [H+] = 2 x 10-5.
    Karena H2X adalah asam lemah, maka [H+] dihitung dengan rumus:
    [H+] = \sqrt{K_a.M}
    Kita substitusikan nilai dari [H+] = 2 x 10-5 dan M = 0,1 M berdasarkan informasi soal, diperoleh:
    2 x 10-5 = \sqrt{K_a. 0,1}, kuadrat ruas kiri dan kanan
    4 x 10-10 = Ka x 10-1
    Jadi Ka = 4 x 10-9
  2. Tentukanlah konsentrasi asam asetat yang Ka-nya = 2 x 10-5 agar mempunyai pH yang sama dengan larutan HCl 0,002 M! [2 x 10-1]
    Jawab:
    Karena asam asetat memiliki pH yang sama dengan larutan HCl, maka [H+]-nya juga sama.
    [H+] dari larutan HCl = val x M = 1 x 0,002 = 2 x 10-3
    Jadi, kita substitusikan nilai [H+] di atas ke rumus [H+]  untuk asam asetat:
    [H+] = \sqrt {K_a . M}
    2 x 10-3 = \sqrt {2 . 10^{-5} . M}, kuadrat kedua sisi
    4 x 10-6 = 2 x 10-5 x M
    M = 2 x 10-1
  3. Suatu larutan mempunyai pH = 1. Berapa gram NaOH padat (Mr = 40) yang harus ditambahkan pada satu liter larutan ini supaya pH-nya menjadi 3? [3,96 gram]
    Jawab:
    pH awal = 1, artinya [H+] = 10-1 sedangkan pH akhir adalah 3, artinya [H+] berubah menjadi 10-3.
    Karena volume larutan adalah 1 liter, maka mol H+ berubah dari  10-1 mol menjadi 10-3 mol.
    Artinya telah terjadi reaksi antara H+ dengan OHsebanyak (10-1 –  10-3) mol = 99 . 10-3 mol.
    NaOH adalah basa kuat yang bervalensi 1, sehingga mol OH = mol NaOH = 99.10-3 .
    Jadi, massa NaOH = n . Mr = 99. 100-3 . 40 = 3,96 gram
  4. 150 ml larutan H2SO4 0,03 M + 450 ml larutan NaOH 0,06 M. Tentukanlah pH campuran di atas pada kondisi Kw = 9 x 10-13 ! [10,52]
    Jawab:
    mol H2SO4 = 150 . 0,03 = 4,5 mmol, sedangkan mol NaOH = 450 . 0,06 = 27 mmol.
    H2SO4 adalah asam kuat yang bervalensi 2 dan NaOH adalah basa kuat yang bervalensi 1, sehingga mol H+ = 2 . 4,5 = 9 mmol dan mol OH = 27 mmol. Jelas terlihat bahwa H+ habis bereaksi sedangkan OH tersisa sebanyak (27 – 9) = 18 mmol.
    Jadi, [OH] sesudah reaksi adalah 18 mmol/(150 ml + 450 ml) = 3/100 = 3 . 10-2 M
    Untuk soal ini, kita tidak boleh menggunakan rumus pH + pOH = 14, karena untuk rumus ini, syaratnya adalah Kw = 10-14.
    Kita gunakan rumus:
    [H+].[OH] = Kw
    [H+]. 3 . 10-2= 9.10-13
    Jadi, [H+] =  3.10-11 sehingga pH = 11 – log 3 = 11 – 0,48 = 10,52
  5. Sebanyak 10 ml larutan asam asetat dengan pH = 3 ditambah dengan 90 ml air. Berapa pH larutan akhir? Ka = 2 x 10-6 [3,5]
    Jawab:
    pH = 3, artinya [H+] = 10-3 . Karena asam asetat adalah asam lemah, maka [H+] = \sqrt{Ka. M}, sehingga diperoleh M = 0,5 M.
  6. Diketahui pada suhu tertentu larutan HA 0,1 M terurai 20 %. Tentukanlah [H+], Ka dan pH larutan tersebut! [ [H+] = 2 x 10-2, Ka = 4 x 10-3, pH = 2 – log 2 = 1,7]
  7. Tentukan pH dari 150 ml larutan H2SO4 10-8 M! [7 – log 1,2]
  8. Jika 100 ml larutan HCl 0,1 M dan 100 ml larutan NaOH 0,1 M dicampurkan, tentukan pH campuran tersebut dan jumlah massa garam NaCl (Mr = 58,5) yang terbentuk! [0,585 gram]
  9. Terdapat 500 ml larutan HCl yang memiliki pH= 3. Tentukan massa padatan NaOH (Mr = 40) yang harus ditambahkan agar pH larutan berubah menjadi 10. Perubahan volume akibat penambahan NaOH dapat diabaikan. [22 mgram]
  10. Diketahui 15 gam CH3COOH dilarutkan dalam air hingga volumenya 5 liter. Diketahui Mr CH3COOH = 60 dan Ka CH3COOH = 2 x 10-5, tentukan [H+], dan persentase CH3COOH yang terionisasi! [pH = 3, [H+] = 10-3, \alpha = 2 %]

Penyelesaian soal menyusul!

Mate SMP

Kelas VII Kelas VIII Kelas IX
2003 2004
2003 2004
2003 2004
2003 2004
2003 2004
2003 2004
2003 2004
2003 2004
2003 2004

Fisika SMP

Kelas VII Kelas VIII Kelas IX
2003 2004
2003 2004
2003 2004
2003 2004
2003 2004
2003 2004
2003 2004
2003 2004
2003 2004

Mate SMU

Kelas X Kelas XI Kelas XII
Bab 1: Bentuk Pangkat, Akar dan Logaritma Statistika Integral
Luas dan Volume
Bab 2: Persamaan dan Fungsi Kuadrat Peluang  Program Linear
Bab 3: Sistem Persamaan Linear
Sistem Persamaan Kuadrat
Trigonometri Lanjutan  Matrix
Bab 4: Pertidaksamaan Persamaan Lingkaran  Vektor
Bab 5: Logika Matematika Suku Banyak  Transformasi Geometri
Bab 6: Trigonometri Fungsi  Barisan dan Deret
Bab 7: Tiga Dimensi Limit  Persamaan dan Pertidaksamaan Eksponen
Persaman dan Pertidaksamaan Logaritma
Turunan

Fisika SMU

Kelas X Kelas XI Kelas XII
Bab 1: Besaran dan Satuan
Vektor
2003 2004
Gerak Lurus 2004
Gerak Melingkar 2004
2003 2004
2003 2004
2003 2004
2003 2004
2003 2004
2003 2004

Kimia SMU

Kelas X Kelas XI Kelas XII
2003 2004
2003 2004
2003 2004
2003 2004
2003 2004
2003 2004
2003 2004
2003 2004
2003 2004

Bank Soal SMP

Matematika

Bahasa Indonesia

Bahasa Inggris

IPA

Bank Soal SMU

 1986  1987  1988 1989  1990
 1991 1992  1993  1994  1995
 1996  1997  1998  1999 2000
2001 2002 2003 2004 2005
2006 2007 2008 2009 2010
2011 2012 2013 2014 2015
2016 2017 2018 2019 2020

Bank Soal SBMPTN

2001 2002 2003 2004 2005
2006 2007 2008 2009 2010
2011 2012 2013 2014 2015
2016 2017 2018 2019 2020

Kelas VII

Kelas VIII

Kelas IX

Kelas X

Kelas XI

Kelas XII

Kelas XII (A Level)

Physics A Level

Chemistry A Level

Kelas IX (O Level)

Physics O Level

eBook Pembahasan Latihan Soal

eBook Pembahasan Prediksi

Berikut adalah rangkuman rumus untuk kelas VII SMP sampai dengan kelas XII SMU, berdasarkan kurikulum tahun 2006

Tingkatan Kelas Rangkuman
SMP Kelas VII Mate, Fisika
Kelas VIII Mate, Fisika
Kelas IX Mate, Fisika
SMU Kelas X Mate, Fisika, Kimia
Kelas XI Mate, Fisika, Kimia
Kelas XII Mate, Fisika, Kimia

Hi all,

berikut soal-soal untuk:

  1. Mate X Bab 4 Pertidaksamaan
  2. Fisika X Bab 3 Gerak Melingkar
  3. Mate X/XII Matrix

Semoga dapat membantu!

P.S: Jika ada kesalahan dalam pengetikan, mohon diberitahukan. Thx!